Ketika berbincang dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Dra. Tri Handari, saya sempat menanyakan beberapa hal tentang hasil kordinasinya dengan Pengawas SMA di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen yang memberi pilihan bagi SMA Masehi Kebumen agar ditutup atau dihentikan kegiatan belajar mengajarnya karena jumlah peserta didik tidak memenuhi syarat minimal. Dengan gaya dan suara khas, beliau menampik pilihan itu dengan alasan bahwa SMA Masehi Kebumen tetap berjalan dengan segenap kendala yang harus dihadapi agar mampu memberi peluang bagi siswa (peserta didik) yang miskin secara ekonomi tetap dapat mengikuti proses belajar mengajar di sekolah ini sesuai dengan amanat Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Atas jawaban tersebut, secara pribadi, alumni SMA Masehi Kebumen dan Generasi Muda Tentara Pelajar saya memberi apresiasi sangat tinggi. Bahkan beliau menyatakan optimismenya bahwa tahun pelajaran 2014/2015 SMA Masehi Kebumen dapat memulai langkah menuju SMA Plus Kewirausahaan. Artinya, kurikulum SMA Masehi tetap mengacu pada kurikulum nasional (2013) dengan kegiatan ekstra kurikuler yang berisi aneka kegiatan kewirausahaan.
BEKAL MENCARI KERJA ADALAH CALISTUNGTIK
Bekal mencari kerja di abad 21 adalah baca, tulis, hitung dan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Demikian ungkap Direktur Pembinaan SMA, Harris Iskandar dalam satu tulisan di websites Kemendikbud pusat. Sayangnya, dalam kurikulum 2013, TIK dihapuskan dan digantikan dengan mata pelajaran Prakarya yang menimbulkan protes para guru TIK/KKPI nasional.
CITRA PENDIDIKAN DI INDONESIA(1)
Bagi banyak orang di dalam dan luar dunia pendidikan, Indonesia menampilkan citra tidak begitu jelas, galau, dan bahkan kacau. Pada tingkat internasional, jika orang yang cukup well-informed ditanya tentang pendidikan Indonesia, hampir bisa dipastikan ia nyaris tidak punya jawaban instan.
JADI GURU DI ALMAMATER -Bagian II
Tidak akan pernah ada yang mudah dalam kehidupan ini jika senantiasa dibuat sulit. Atau sebaliknya, tidak ada sesuatu yang sulit jika dilakukan dengan penuh kesederhanaan. Mengabdi pada kehidupan adalah kewajiban semua manusia beradab.
JADI GURU DI ALMAMATER - Bagian I
Kepada para siswa kelas XII, Bu Yos mengenalkan saya sebagai guru baru yang mengampu mata pelajaran ekonomi. Ucapan pertama, saya katakan sebagai alumni tahun 1980/1981.
MENGENALI MASALAH YANG SEDANG TERJADI DI SMA MASEHI KEBUMEN - Bagian Pertama
Masalah dalam dunia pendidikan di lingkungan SMA Masehi Kebumen adalah faktor penyelenggaraan proses belajar mengajar yang sesuai dengan visi, misi dan aturan internal lembaga dikaitkan dengan visi dan misi pembangunan bidang pendidikan nasional.
Senin, 07 Oktober 2013
Menuju SMA Plus Bagian I
Ketika berbincang dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Dra. Tri Handari, saya sempat menanyakan beberapa hal tentang hasil kordinasinya dengan Pengawas SMA di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen yang memberi pilihan bagi SMA Masehi Kebumen agar ditutup atau dihentikan kegiatan belajar mengajarnya karena jumlah peserta didik tidak memenuhi syarat minimal. Dengan gaya dan suara khas, beliau menampik pilihan itu dengan alasan bahwa SMA Masehi Kebumen tetap berjalan dengan segenap kendala yang harus dihadapi agar mampu memberi peluang bagi siswa (peserta didik) yang miskin secara ekonomi tetap dapat mengikuti proses belajar mengajar di sekolah ini sesuai dengan amanat Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Atas jawaban tersebut, secara pribadi, alumni SMA Masehi Kebumen dan Generasi Muda Tentara Pelajar saya memberi apresiasi sangat tinggi. Bahkan beliau menyatakan optimismenya bahwa tahun pelajaran 2014/2015 SMA Masehi Kebumen dapat memulai langkah menuju SMA Plus Kewirausahaan. Artinya, kurikulum SMA Masehi tetap mengacu pada kurikulum nasional (2013) dengan kegiatan ekstra kurikuler yang berisi aneka kegiatan kewirausahaan.












